Kdesudo sebagai pengganti sudo pada KDE

Pada awalnya saya pikir sudo itu sama saja, ternyata tidak. di KDE jika kita ketikan sudo kwrite maka akan keluar error report semacam ini :

No protocol specified
kwrite: cannot connect to X server :0

Iseng cari tau, ternyata di KDE ada yang namanya kdesu dan kdesudo.
Menurut pandangan saya, kdesu dan kdesudo adalah su dan sudo yang dikhususkan pada lingkungan desktop KDE.
kdesu sudah ada pada default KDE di arch linux, sedangkan untuk kdesudo kita memerlukan paket AUR lengkapnya ada disini

Bagaimana cara instalnya? Begini, pastikan paket yaourt sudah diinstal. jika belum, silahkan baca wiki Yaourt
Jalankan perintah berikut :

$ yaourt -S kdesudo
atau
$ sudo yaourt -S kdesudo
atau
$ su
# yaourt -S kdesudo

Biasanya yaourt akan memberikan keterangan alangkah baiknya jika tidak menggunakan superuser dan saya sarankan agar mengunakan perintah yang pertama

Proses ini tergantung koneksi internet dan kemampuan komputer, yang terbaik adalah yang tercepat 😀
Setelah proses selesai, coba jalankan kdesudo misal $ kdesudo kwrite
Tadaadaaaaa..berjalan layaknya sudo bukan?

Semoga bermanfaat 😀

Minimize evolution mail ke system tray

Secara default, evolution mail ketika di close maka aplikasi tersebut akan tertutup. Bagaimana caranya ya biar ketika di close aplikasi ini hanya bersembunyi seperti pidgin?

Awalnya saya pikir ini hanya masalah konfigurasi, saya cari sana-sini tapi ga ada kata-kata minimize to sistem tray dan ternyata setelah googling saya menemukan artikel yang menyatakan perlunya install evolution-indicator yang sudah di patch.

Bagaimana cara mengatasinya, oke mari kita mulai dengan buka terminal kesayangan anda lalu ketikkan 3 baris perintah berikut :

sudo add-apt-repository ppa:goehle/goehle-ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install evolution-indicator

Tunggu sampai proses instalasi selesai, setelah itu coba buka evolution main anda kemudian tekan tombol close taadaaaaa !!

Semoga bermanfaat

Sumber : lotphelp.com

Mengatasi tidak berfungsinya desktop saat menggunakan Nvidia

Entah kenapa setelah install driver Nvidia yg terbaru dari ppa maka fungsi desktop tidak berfungsi. saya pikir ini adalah masalah pada desktop environtment yang saya pakai, tapi nyatanya sama saja baik KDE dan Gnome desktop tidak bisa digunakan. Panel tidak muncul serta aplikasi tidak dapat dipanggil. Saya sempat mendelete semua file konfigurasi dan hasilnyapun nihil.

Setelah googling kesana-kemari, saya mendapat referensi dari wiki archlinux dan ternyata ada dua driver yaitu yang terbaru dan versi 173. Entah apa perbedaan dari kedua driver tersebut yang jelas, disana tertulis Whereas users with older cards should install (Geforce FX series cards) 
Untuk pengguna arch linux, jalankan perintah berikut :

$ su (mengganti user sebagai super user)
# pacman -Syu (upgrade paket terbaru, disarankan)
# pacman -S nvidia-173xx nvidia-173xx-utils (menginstall paket)

Sedangkan untuk ubuntu, bisa gunakan perintah berikut :

$ sudo apt-get install nvidia-173 nvidia-settings

Lama prosess penginstallan tergantung pada koneksi internet masing-masing.
Setelah selesai, jalankan perintah berikut
$ su
# nvidia-xconfig

atau
$ sudo nvidia-xconfig

Restart mesin anda, desktop kembali berfungsi dan andapun senang.
Semoga bermanfaat.

Mengurangi crash pada eclipse pada saat autocomplete

Semakin jadwal sidang itu mendekat, semakin banyak pula cobaan yang diberikan. begitupun pada saat menulis kode-kode mandraguna pada eclipse. gimana ga kesel, baru 2 baris pas tekan ctrl+space eclipsenya hang dan ga lama keluar dengan sendirinya.
Tapi bukan antisoda namanya klo dilema kaya gini ga bisa ngatasin, padahal sebelumnya dilema banget. berikut tutorial yang bisa digunakan untuk mengatasai crash pada saat auto complete :

  • Gunakan eclipse dari website. Pengalaman saya ini yang paling stabil dan sangat membantu bagi pemilik banyak distro. Cara installnya cukup mudah, download kemudian extract sedangkan untuk menjalankannya cukup klik 2x pada eclipse yang ada pada main folder.
  • Install webkit, untuk agar pada saat autocomplete tidak crash. Kemudian buka file eclipse.ini pada main folder, tambahkan baris berikut pada baris paling bawah -Dorg.eclipse.swt.browser.UseWebKitGTK=true . File eclipse.ini hanya bisa ditemukan untuk yang mengikuti point nomor 1.
  • Enjoy

Dengan cara singkat diatas, berhasil mengurangi crashnya eclipse pada saat autocomplete. Semoga bermanfaat (rock)

Tips belajar ubuntu dengan baik

awalnya ini jawaban saya atas pertanyaan sebuah forum yang menyatakan bahawa dirinya mau belajar dan membutuhkan sebuah guru untuk belajar. padahal klo saya cek di mana saja yang membuka khrusus belajar linux harganya mahal, ga heran kalau tidak ada yang merespon thread tersebut. dengan gaya sok ganteng, saya mecoba menjelaskan beberapa hal yang saya lakukan selama saya belajar memakai ubuntu.

  • Rajin2 pakai ubuntu. banyak orarng diluar sana yang ingin belajar pakai ubuntu tetapi masih menggunakan msft sebagai primary os, sedangkan ubuntu hanya diinstall pada mesin virtual dan itupun jarang dipakai dengan alasan urusan kuliah / kantor, modem tidak support, buat maen game dll. padahal semakin jarang dibuka, maka semakin jauh dari belajar. maka saya sarankan pakai lah ubuntu seperti anda memakai pakaian, jika tidak pakai maka anda akan malu dan install native bukan hanya virtual mesin. Tetapi ada beberapa kasus saya menyarankan untuk menyobanya di virtual mesin, seperti beberapa orang yang ingin belajar install ubuntu, tetapi masih ragu. hal ini sangat saya sarankan agar tidak ada kesalahan pada penginstallan asli.
  • Jangan malas untuk membaca wiki / blog dan apapun yg berbau ubuntu. Banyak orang yang malas membaca, padahal di sanalah ada bagaimana cara pakai, cara install, permasalahan dll. maka bacalah.
  • Jika ada masalah, jangan terlalu cepat bertanya pd forum lebih baik cari tau dulu dengan search engine, misal google apa bila sudah mentok sekali baru tanyakan dan bertanyalah dengan jelas. jangan sekedar “gan, ubuntu gue ga setel mp3”, hal ini akan membuat calon penjawab kesal jelas saja ini adalah pertanyaan umum, jika cari di search engine maka hasilnya lebih dari 1000 dan itupun sudah selesi / solved.
  • Jangan ragu untuk mencoba, jangan takut komputer anda rusak, data hilang dan lain-lain, klo kata iklan ga noda ga pintar. Tetapi lakukan dengan cara profesional, misal sebelum install backup data anda kedalam dvd ataupun penyimpanan online.
  • Setiap ada yg bertanya di forum, coba bantu mencarikan penyelsaian masalahnya. Jika sudah tau jawab, jika belum bantu cari menggunakan search engine dengan begitu anda akan lebih banyak membaca otomatis nambah 1 ilmunya. Tetapi ingat, jawablah dengan sopan karena kita juga dulu begitu, minimal tidak ada korban sakit hati =D
  • Jangan lupa share via blog atau semacamnya apa-apa saja yg sudah berhasil agar generasi berikutnya bisa membaca sekalian sarana pengingat. Hal ini memang sangat berat, termasuk saya pribadi 😛

Semoga ini menjadi panduan buat yang sedang belajar ubuntu, termasuk saya pribadi.
Semoga bermanfaat

Mengaktifkan gnome shortcut pada audacious

Semenjak saya mengenal linux 4 tahun yang lalu, saya selalu menggunakan audacious sebagai pemutar musik. Audacious memiliki interface yang mirip seperti winamp classic sehingga mudah bagi saya untuk mengoperasikan audacious ini.

Lalu kenapa tombol Play/Pause, Stop, Back dan Next pada keyboard multimedia saya tidak berfungsi? Padahal kendali volume lancar jaya. Seperti yang saya duga, ternyata secara default audacious tidak mengaktifkan plugin gnome shortcut, sehingga tombol multimedia pada keyboard tidak berfungsi. Bagaimana cara mengatasi hal ini? Ikuti langkah berikut :

Baca lebih lanjut